Sitti Rabisah Siap Wakili Kaum Muslim Malaka di Parlemen


1

Karyantt.com – Penampilanya sederhana dalam balutan busana muslimat. Ramah menyapa setiap orang yang ditemui. Akrab mengobrol dan berbagi ceritera dengan siapa saja.

Inilah kesan yang diperoleh ketika awak media ini bertandan ke kediaman Siti Rabisah di bilangan Kota Betun beberapa waktu lalu.

Siti Rabisah adalah salah satu dari 8 Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Malaka di daerah pemilihan Malaka 1 dari Partai Golkar dengan nomor urut  6.

Menariknya, dari sekian banyak caleg perempuan yang maju mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Malaka, Siti adalah satu- satunya caleg perempuan beragama Islam yang kemanapun selalu tampil dengan busana khas muslim.

Apa tidak merasa risih atau minder dengan penampilan yang demikian di tengah situasi masyarakat Malaka yang mayoritas non muslim?

“Awalnya saya merasa ragu juga, apakah saya bisa bersaing di tengah masyarakat yang mayoritas keyakinannya bukan muslim. Tapi akhirnya saya berpikir bahwa harus ada keterwakilan perempuan dan keterwakilan muslim di DPRD Malaka”, ujar Siti.

Bagi Ketua Muslimat Nahdatul Ulama Kabupaten Malaka ini, hidup berdampingan antar sesama pemeluk agama yang berbeda bukan masalah. Toleransi dan saling menghargai adalah kata kuncinya.

“Saya sendiri datang di Betun sini sejak 1995 dan selama ini hubungan kita dengan masyarakat di sini baik-baik saja. Intinya adalah toleransi dan saling menghargai”, katanya.

Prinsip hidup seperti itulah yang ditanamkan sejak dini oleh Siti kepada 3 puterinya, buah cintanya dengan Haji Muhamad Tang Ibrahim.

Terkait keterlibatannya dalam dunia politik, Siti mengaku, dirinya baru pertama kali ini terlibat. Dan yang menarik, karier politiknya dimulai bersama partai politik besar sekelas Partai Golkar.

“Ketika diajak, saya bertanya-tanya, apakah saya bisa? Apalagi di partai besar. Suami dan anak-anak juga sangsi waktu itu”, kata Siti mengenang.

Tetapi semua keraguan tersebut, lanjut dia, dapat diatasi berkat motivasi dari teman-teman, terutama Ketua DPD II Partai Golkar Malaka, Adrianus Bria Seran.

“Pak Ketua bilang ke saya, kalau saya punya kemampuan. Dan Alhamdulilah, akhirnya dengan restu suami dan anak-anak, juga sahabat kenalah, saya beranikan diri untuk maju, supaya ada keterwakilan kaum muslim,” pungkas wanita kelahiran Wajo 1975 ini. (radarmalaka.com)


Like it? Share with your friends!

1
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *