Sekda NTT: Banyak Tokoh dan Kader Golkar di NTT Telah Banyak Membuat Sejarah Perkembangan Pembangunan di NTT


0

KUPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ben Polo Maing mengapresiasi  tokoh dan kader golkar di NTT yang telah banyak berbuat untuk perkembangan pembangunan di NTT maupun di Indonesia.

“Sesungguhnya partai Golkar adalah partai tertua yang telah banyak berbuat di republik seperti yang ada sekarang, serta akan terus maju, melayani dan mensejahterakan rakyat terutama di NTT. Banyak tokoh dan kader Golkar di NTT telah banyak membuat sejarah perkembangan pembangunan di NTT,” ungkap Polo Maing saat membawakan sambutan mewakili pemerintah Provinsi NTT dalam pembukaan Musda X Partai Golkar NTT, di Hotel Sahid T-More Kupang, Senin (2/3).

Menurut Polo Maing, satu hal yang tidak bisa dipungkiri adalah nilai kekaryaan yang telah diletakan oleh para pendahulu partai Golkar sejak dahulu dan sampai kapanpun.

“Kerja-kerja sebagai anak anak bangsa khususnya NTT adalah wujud nyata, karya nyata.Kerja-kerja maupun karya yang telah dihadirkan Golkar adalah bagian dari perbuatan Ilahi Allah melalui manusia,” ungkapnya.

Polo Maing juga mengapresiasi semua pihak yang berada dalam garis partai Golkar maupun simpatisan yang telah memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan pemerintahan, pembangunan dan layanan masyarakat di NTT.

“Dukungan konstruktif partai Golkar bagi pemerintah provinsi NTT telah menjadikan pemerintah provinsi NTT melalui Organisasi Perangkat Daerah selalu gagah, selalu mengutamakan sikap adaptif atas berbagai perubahan untuk selanjutnya menjadi spirit melayani,” jelasnya.

Polo Maing menambahkan, saat ini pemerintah provinsi NTT telah menargetkan capaian-capaian pembangunan untuk membawa keluar NTT dari stigma-stigma negatif.  Dan saat ini NTT lagi mempersiapkan diri untuk  jadi tuan rumah kegiatan G30 di Labuan bajo. Untuk itu Polo Maing mengajak Partai Golkar mendukung pemerintah untuk mencapai target – target capaian tersebut.

“Dan saya percaya dukungan politik yang diberikan itu nyata dan tepat pada waktunya,” tambah Polo Maing.

Terkait Musda Golkar, Polo Maing mengingatkan semua kader Golkar agar menjadikan Musda sebagai ajang silahturami.

“Hari ini partai Golkar menggelar musda ke 10. Jadikan Musda sebagai ajang silahturahmi, menyatukan berbagai kepentingan yang harus disatukan. Jangan kesampingkan kebersatuan karena kebersatuan adalah kekuatan dasar dalam melakukan konsolidasi yang mesti terus terpelihara,” pesannya.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Hefifah Syaifudian saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar NTT mengatakan, selain untuk memilih Ketua DPD I Partai Golkar NTT periode 2020-2025,  Musda sangat penting karena bagian dari cara konsolidasi organisasi.

“Siapapun yang terpilih, itu adalah hasil yang diperoleh dari Musda. Saya bangga NTT memiliki perempuan hebat,” katanya.

Hefifah mengharapkan, pada pemilu mendatang Partai Golkar bisa meraih kemenangan. Ia mengingatkan, pada tahun 2020 ini ada pilkada serentak di sejumlah daerah.

“Daerah yang lakukan  pilkada, siapkan energi untuk raih kemenangan. Kita target Pemilu  2020 ini Partai Golkar bisa raih kemenangan 60 persen,” ujarnya.

“Visi Partai Golkar adalah membangun Partai Golkar modern menuju pemenangan pemilu,” tandas Hefifah.

Ia juga mengatakan, Partai Golkar tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kader Golkar perlu memberikan dukungan penuh terhadap pemerintah Jokowi Ma’ruf Amin,” katanya.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, Partai Golkar NTT sangat menghargai kaya-karya senior Partai Golkar.

“Karya senior-senior tidak bisa dilupakan karena sudah membesarkan partai,” ucapnya.

Menurutnya, Musda tidak sekedar musyawarah menghasilkan ketua, tapi konsolidasi organisasi sampai tingkat desa.

“Sudah cukup lama Golkar tidak kaderisasi. Karena itu, Golkar NTT siap melakukan pengkaderan sampai tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.

Ketua Panitia Musda X,  Frans Sarong mengatakan, Musda dengan salah satu agenda pemilihan Ketua DPD I Partai Golkar. Ia berharap, pemilihan Ketua dilakukan dengan musyawarah.

“Voting bukan haram, tetapi dilakukan dengan musyawarah,” ujarnya.

Pembukaan Musda X dihadiri juga oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Bali Nusra Gde Sumaedjaya Linggih, Wakil Sekjend Bidang PP Bali Nusra Herman Hayong , Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT Ince Sayuna, Ketua dan Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten/Kota se-NTT, pimpinan partai politik tingkat Provinsi NTT serta undangan lain. (go/*)


Like it? Share with your friends!

0
Golkar NTT

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *