Ketua Sinode GMIT Apresiasi Sikap Partai Golkar Dalam Menjaga NKRI dan Pancasila


-1

Karyantt.com – Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, dr. H.R. Agung Laksono mengunjungi Kantor Sinode GMIT di jalan Perintis Kemerdekaan, Walikota Kupang, Kamis, (07/3/2019).

Dalam kunjungan ini Agung Laksono didampingi ketua DPD I Golkar NTT Melki Laka Lena, Ketua Harian Golkar     NTT, Mohamad Ansor, Ketua Wantim Golkar NTT, Felix Pullu dan Ketua PDK Kosgoro NTT, Alain Niti Susanto.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit ini, Agung berbicara mengenai posisi Golkar yang mengusung Jokowi dan Amin Ma’ruf pada Pilpres April mendatang.

Dalam pandangan Golkar, kata Agung, perjuangan partai berlambang pohon beringin ini bukan sekedar memenangkan pasangan ini melainkan terutama menutup jalan bagi kelompok ekstrim kanan yang disinyalir ingin berkuasa dengan menumpang pada ormas-ormas keagamaan yang bisa jadi mengancam keutuhan bangsa di masa mendatang.

“Dalam rangka mengusung calon presiden Jokowi dan Amin Ma’ruf, kami berpandangan bahwa Partai Golkar bukan sekedar berjuang bagaimana memenangkan pasangan ini tapi untuk menghindari lebih jauh jangan sampai kehidupan kebangsaan kita terganggu oleh kelompok ekstrim kanan yang menumpang pada beberapa ormas Islam, dan menggunakan kendaraan tersebut sebagai modus operandi untuk mendominasi kehidupan negara, termasuk merubah konstitusi,” ungkap Agung.

Oleh karena itu, menurut Mantan Menteri Koordinator Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat periode 2009-2014 ini, kelompok ekstrim kanan harus diwaspadai sebab bisa lebih berbahaya dari ekstrim kiri.

Lebih lanjut, Agung mengharapkan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sejak dulu merupakan basis Golkar dapat dan terus memberi kontribusi politik yang konstruktif pada nilai-nilai keragaman.

Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon sangat mengapresiasi kunjungan Agung Laksono ini.

“Kami memberi apresiasi untuk kunjungan ini, sebagai tanda bahwa kita berdiri bersama – sama menjaga Republik pa Agung,” ungkap Pdt. Mery.

Dalam diskusi bersama Agung Laksono, Pdt. Mery mengungkapkan kekehawatirannya soal ekspolitasi simbol – simbol agama  untuk kepentingan politik  menjelang Pileg dan Pilpres pada 17 April mendatang.

“Kami prihatin dalam pentas menuju 17 April, baik Pileg dan Pilpres, kami melihat diekploitasinya simbol – simbol agama untuk kepentingan politik. Kami meyerukan agar para politisi tidak hanya sekedar menjadi  politisi tetapi menjadi negarawan yang menjaga bersama bangsa dan negara kita,”ungkap Pdt. Mery.

Pdt. Mery juga meminta Partai Golkar agar tetap bersama mengupayakan agar Indonesia tetap ada di jalan yang benar. Ia juga mengapresiasi sikap partai Golkar yang selama ini menjaga NKRI dan Pancasila sebagai ideologi negara dan menjadi simbol persatuan Indonesia.

“Kalau berbicara tentang beringin,maka  kita berbicara tentang persatuan Indonesia . Dan seharusnya Golkar berdiri disitu. Gokar berdiri untuk menjadi yang merangkul perbedaan yang ada. Tidak boleh terjebak dalam ide-ide sekterian,” pesannya.

Untuk diketahui, kehadiran Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, dr. H.R. Agung Laksono di NTT dalam rangka melakukan konsolidasi dan temu kader partai Golkar sedaratan Sumba yang akan dilaksanakan hari ini di Kota Waingapu, Sumba Timur dan pelantikan PDK Kosgoro 1957 NTT yang akan dilaksanakan besok  8 Maret 2019. (*)


Like it? Share with your friends!

-1
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *