Anwar Pua Geno Simbol Kerukunan NTT


0
Anwar Pua Geno Saat mengunjungi salah satu Susteran di Kabupaten Nagekeo, NTT

EMAPAT tahun silam, Nama Anwar Pua Geno mengejutkan banyak pihak di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika ia terpilih menjadi Ketua DPRD NTT periode 2014 – 2019. Politisi muda partai golkar NTT ini tidak disangka-sangka keluar sebagai peraih suara terbanyak dari partai Golkar pada pemilihan legislatif 2014 silam dari Dapil NTT-V (lima) yang meliputi Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo dan Ngada. Anwar memang pada awalnya tidak banyak diunggulkan untuk menempati posisi strategis di lembaga DPRD NTT, namun melalui berbagai dinamika dan mekanisme yang dilewati, keputusan DPP Partai Golkar berdasarkan kriteria internal partai pada 9 Agustus 2014 lalu, akhirnya mendaulat Anwar Pua Geno sebagai Ketua DPRD NTT dari empat calon ketua DPRD NTT yang diusulkan DPD partai berlambang pohon beringin kala itu.

Menjadi pimpinan di lembaga DPRD NTT tentu saja bukan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri karena menduduki posisi strategis, namun lebih dari pada itu, kehadiran Anwar menjadi simbol kerukunan dalam berdemokrasi di tengah Masyarakat NTT yang begitu majemuk. Anwar menjadi sosok dan simbol representasi mozaik kemajemukan NTT. Ia menjadi simbol yang menyingkirkan segala asumsi bahwa NTT masih terjebak dalam politik primordialisme. Anwar dipilih sebagai wakil rakyat dari masyarakat yang memiliki latar belakang yang berbeda, tentunya orang melihat kapasitas dan kemampuan yang dimiliki.

Kehadiran pria yang akrab disapa APG yang beragama Islam menjadi pimpinan lembaga perwakilan rakyat NTT di daerah dengan mayoritas beragama Katolik tentu bukanlah perkara mudah, namun dibalik munculnya APG bagi provinsi ini,  ibarat NTT sedang melaunching sejarah baru di tingkat Nasional soal kerukunan untuk menggapai Nusa Terindah Toleransinya. Bagi APG, agama hanya perbedaan beribadah jalan menuju Tuhan, yang terpenting adalah bagaimana kita mencintai daerah ini, membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat, itulah tugas utama dari pejabat publik yang dipercaya oleh rakyat.

Mengawali kepemimpinan di lembaga DPRD NTT hingga kini, APG pun sering bertemu dan berkomunikasi langsung dengan para pemuka dan tokoh agama, masyarakat, maupun pemuda untuk menampung aspirasi dari simpul-simpul masyarakat.

Anwar Pua Geno saat mengikuti rapat pemantapan persiapan pentahbisan Paroki Kristus Raja Riti di kabupaten Nagekeo

“di awal kepemimpinan saya (Ketua DPRD NTT), saya selalu minta masukan dukungan Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Uskup Agung Ende, Mgr. Vinsensius Sensi Potokota dan beberapa uskup lain serta ketua Sinode GMIT. Saya dekat dengan mereka dan Saya selalu minta masukan dukungan mereka, itu diawal kepemimpinan saya saat itu hingga saat ini,” kisahnya belum lama ini.

Kehadirannya sebagai nahkoda di lembaga DPRD NTT, APG juga mengisahkan ia selalu menjadi kebanggaan tersendiri bagi provinsi NTT tingkat Nasional di mata Presiden Joko Widodo  dari sisi toleransi antar-umat beragama di tanah air ini bersama beberapa pemimpin di daerah lain di Indonesia, sebab merekalah selalu dijadikan contoh kerukunan tingkat Nasional terkait potert toleransi antar umat beragama.

“saya tunjukan bahwa di Jawa tengah Mayoritas Muslim tapi ketua DPRD provinsinya beragama Katolik, di Provinsi kepulauan Riau, mayorias Muslim tapi ketua DPRD Provinsinya Kristen Protestan. Kami bertiga ini kalau di acara-acara tingkat Nasional DPRD Provinsi bersama Presiden Pak Joko Widodo selalu dijadikan contoh, kami-lah simbol kerukunan,” ungkapnya.

APG dikenal sosok legislator ramah selama ini, ia membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen. Sebagai seorang pimpinan di DPRD NTT, Ia mampu membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah dalam upaya pembangunan di daerah ini. Berkat perjuangan dan upaya yang dilakukan bersama bisa terlihat jelas pembangunan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur, bahkan terobosan nyata pun diakui berbagai elemen masyarakat NTT. Kini, jejak langkah politik APG pun terus dilanjutkan dengan mencalonkan diri sebagai  Anggota DPR RI Dapil NTT I (Seluruh Flores, Lembata dan Alor) Nomor Urut 4 dari partai berlambang pohon beringin itu.*(4PG).

Anwar Pua Geno Gawi Bersama Warga Ende dan Nagekeo
https://youtu.be/7almAttebWI


Like it? Share with your friends!

0
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *